Saturday, 5 June 2010

Hadits tentang Bekerja

//script unit iklan Adsense Anda yang sudah diparse
طلب الرّزق


وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِي الأَرْضِ إِلاَّ عَلَى اللّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya . Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). (QS. Huud: 6)

اللّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقَدِرُ وَفَرِحُواْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلاَّ مَتَاعٌ
Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit). (QS. Ar-Ra’du:26)



طَلَبُ الْحَلَالِ فَرِيْضَةٌ بَعْدَ الْفَرِيْضَةِ (الطبرانى و البيهقى)
“Mencari rezeki yang halal adalah wajib sesudah menunaikan yang ibadah fardhu (HR. Imam At-Thabrani dan Imam Baihaqi).



اَلبَطَالَةُ تُقَسِّى الْقَلْبَ (اشهاب)
“Pengangguran menyebabkan hati keras (keji dan membeku)”. (HR. As-Syihab).